Gelar Sound of Humanity, Dompet Dhuafa Ajak Masyarakat Berdiri Bersama Palestina

JAKARTA – Dompet Dhuafa menggelar Sound of Humanity (SoH)secara online pada Rabu (19/5/2021), pukul 13.00 – 15.00 WIB, melalui kanal YouTube DDTV, untuk menggalang dukungan bela Palestina.

“Rakyat Palestina memiliki semangat reseliansi yang menjadikan kekuatan untuk menghadapi gempuran dari zionis Israel,” ungkap Akram Assatari, Koordinator Project ROWAD Palestina, dalam gelaran Sound of Humanity (SoH).

“Proyek Zionis mendukung gerakan pemukiman Yahudi. Secara lebih luas, ini melibatkan sebuah kebijakan untuk mengecualikan orang-orang Palestina dari negerinya. Sehingga mengarah pada aneksasi terakhir, yaitu Tepi Barat dan Gaza ke Negara Israel. Atas dasar inilah, Israel menjadikan serangan udaranya di Gaza dalam sepekan terakhir ini adalah momentum untuk memuluskan proyek “Israel Raya” tersebut. Sembari menakar seberapa kekuatan internal Palestina dan dukungan internasional terutama dari negara-negara Muslim terhadap Palestina,” tambahnya.

Sound of Humanity menjadi salah satu ruang kontribusi untuk terwujudnya solidaritas yang menjadi saksi untuk banyak hal yang bisa kita gelorakan sebagai bagian dari aksi mendukung bumi Palestina.

Slogan ‘Global Voice for Palestine’ menyuarakan ajakan kepada bahwa Kami Berdiri bersama Palestina. Terdiri dari 18 Negara dan 200 organisasi Humanitarian, SoH merupakan undangan terbuka untuk masyarakat dunia lintas agama, menyuarakan rasa kemanusiaan kepada Palestina.

“Ini menjadi Satu Rasa Kemanusiaan Bagi Palestina. Bantuan kecil sangat berarti, apalagi bantuan besar,” ucap Vikri Rasta di sela pertunjukannya.

Bukan sekedar pertunjukan musik biasa, dipandu oleh Host, Shafira Umm, SoH pun semakin lengkap dengan kehadiran Syiekh Ahmad sebagai Palestine Ambassador, dan Wajid Fauzi sebagai Indonesian Ambassador for Suriah. Hingga pada ujung SoH, K.H. Wahfiudin Sakkam selaku Wakil Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI, menutup rangkaian dengan doa penuh khidmat.

“Setiap waktu orang Palestina dihantam bom, subuh, sore, ataupun malam. Kami kehilangan sekolah, masjid, bahkan kehilangan keluarga. Kami butuh doa, dukungan Palestina merdeka, juga jihad dengan harta atau jiwa. Sebagai orang Palestina saya bahagia senang sekali dengan saudara-saudara di Indonesia. Mewakili warga Palestina, dengan hati yang tulus, saya mengucapkan terima kasih untuk Indonesia. Semoga Indonesa senantiasa aman, semoga semua bisa solat di Masjidil Aqso,” ungkap Syiekh Ahmad sebagai Palestine Ambassador, sebagaimana dilansir dompetdhuafa.org.

Advertisement