Gelombang Kedua Covid-19 di India Pindah dari Kota ke Pedesaan

Ilustrasi Petugas Covid-19 India menunggu kremasi mayat korban covid-19. Foto: EPA

INDIA – Krisis kesehatan yang dipicu oleh gelombang kedua pandemi COVID-19 di India berpindah dari kota-kota besar ke kota-kota kecil dan desa.

Para ahli mengatakan, memerangi penyebaran di daerah pedesaan tempat tinggal dua pertiga penduduk negara itu, telah menjadi tantangan baru bagi India.

Di sebuah desa, orang-orang dengan gejala virus mematikan itu dirawat di luar ruangan karena warga mengatakan mereka tidak punya pilihan lain untuk mengakses fasilitas kesehatan.

“Ketika orang pergi ke rumah sakit, mereka mendengar bahwa tidak ada tempat tidur, tidak ada perawatan yang tersedia dan tidak ada dokter atau petugas kesehatan. Ketika mereka pergi ke rumah sakit swasta atau klinik dokter, mereka hanya mendapat resep obat. Pasien tidak berdaya,” ungkap Yogesh Talan, mantan kepala desa di wilayah itu.

Sebelumnya Perdana Menteri Narendra Modi telah memberikan peringatan, “Infeksi ini sekarang menyebar dengan sangat cepat ke desa-desa. Semua pemerintah negara bagian mencoba segalanya untuk menghentikan pandemi ini. Kesadaran masyarakat desa dan kerja sama badan-badan pemerintahan desa sama pentingnya untuk mengendalikan penyebaran ini.”

Pemerintah mengatakan akan menambah jumlah tempat tidur rumah sakit dengan dukungan oksigen di distrik pedesaan yang biasanya memiliki pusat kesehatan yang kurang lengkap. Namun, tantangannya adalah memenuhi tuntutan tersebut. Bahkan di kota-kota besar, rumah sakit-rumah sakit modern, pusat isolasi dan pengujian sudah kewalahan dan persediaan oksigen semakin menipis.

 

Advertisement