JAKARTA, KBKNews.id – Gelombang panas ekstrem melanda Jepang, menyebabkan satu orang meninggal dunia dan lebih dari seratus lainnya harus mendapatkan perawatan medis.
Stasiun penyiaran NHK melaporkan bahwa sebanyak 100 orang berusia antara 11 hingga 97 tahun dilarikan ke rumah sakit di Tokyo pada Kamis (19/6/2025) karena diduga mengalami gejala heatstroke atau sengatan panas.
Di Kota Ikeda, Prefektur Osaka, seorang lansia berusia 90-an dilaporkan meninggal akibat suhu panas yang ekstrem. Sementara itu, di Tokyo, tiga orang lainnya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Berdasarkan keterangan dari Kantor Pemeriksa Medis Metropolitan Tokyo, dua orang lanjut usia berusia 70-an yang meninggal di ibu kota pada awal bulan ini juga diyakini sebagai korban sengatan panas.
Sebelumnya, pada Selasa (17/6/2025), sedikitnya empat orang di wilayah Kanto dilaporkan meninggal dunia karena diduga terkena sengatan panas, seperti diberitakan harian Asahi Shimbun.
Saat ini, suhu tinggi tercatat di beberapa kota seperti Kofu (wilayah tengah Jepang), Takasaki (Prefektur Gunma), Tokyo, dan Shizuoka yang terletak di pesisir selatan Jepang. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang ekstrem ini.




