Gempa 5 SR Guncang Bali Akibat Aktivitas Gunung Agung

Sunset di Gunung Agung, Senin (25/9/2017)/ Reuters

BALI – Gempa berkekuatan 5 skala Richter yang mengguncang Karangasem, Bali, dan menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) gempa berkaitan dengan aktivitas vulkanik Gunung Agung.

Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunungapi Wilayah Timur PVMBG Devy Kamil Syahbana mengatakan, sebagaimana dilansir Antara,  pusat gempa lokal tersebut berjarak sekitar 12-13 kilometer dari puncak Gunung Agung dan menandakan masih ada energi yang besar dari Gunung Agung.

Sementara itu Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali menyatakan diperlukan kajian lebih lanjut terkait hubungan gempa tersebut dengan aktivitas gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut tersebut.

Terkait dampak gempa, BPBD Bali mencatat belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa setelah berkoordinasi dengan seluruh BPBD di Pulau Dewata.

PVMBG mencatat aktivitas Gunung Agung mulai pukul 00.00-06.00 Wita pada Kamis (9/11/2017) untuk gempa vulkanik dangkal mencapai 10 kali, vulkanik dalam (8), tektonik lokal (2), tektonik jauh (2) dan satu kali gempa terasa yang berkekuatan 5 skala Richter dengan durasi 198 detik.

PVMBG mengamati asap kawah bertekanan lemah berwarna putih dengan intensitas tipis terlihat pada ketinggian sekitar 50 meter di atas kawah puncak.

Status Gunung Agung saat ini masih dalam level III atau siaga setelah diturunkan dari level IV atau awas pada Minggu (29/10/2017) karena salah satunya didorong aktivitas gempa yang menurun.

 

Advertisement