NEW DELHI – Kabut asap menggelapkan kota New Delhi, sejak Rabu (8/11/2017), memaksa pemerintah meliburkan sekolah sampai akhir pekan ini.
Kabut asap itu memaksa 20 juta warga kota itu untuk tetap di dalam rumah.
Kualitas udara sangat buruk di New Delhi diikuti beberapa kota lainnya.
Sedikitnya satu orang tewas dan enam lainnya cedera setelah 18 kendaraan tabrakan beruntun di jalan tol Agra-Noida Yamuna karena kabut tebal, menurut Times Now.
Asosiasi Medis India telah mengumumkan “keadaan darurat medis” untuk menghadapi situasi tersebut.
Rumah sakit di kota tersebut juga mendapat lonjakan jumlah pasien yang mengeluhkan masalah pernafasan dan alergi.
Dikutip dari Anadolu, menurut media The Hindu, polusi udara telah menyebabkan 3.000 kematian dini di ibukota setiap tahun.





