ACEH – Gempa bumi berkekuatan 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang pulau terluar Indonesia,wilayah Selat Malaka, Kota Sabang, Provinsi Aceh pada Jumat (5/1/2018) pagi.
Kepala Stasiun Meteorologi Cot Ba U Maimun Saleh, Sabang Siswanto menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
“Gempa magneto 5,1 SR pagi tadi tidak berpotensi tsunami dan masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada,” kata Siswanto di Sabang, dikutip Antara.
Siswanto menjelaskan, titik koordinat episenter gempa magneto tersebut berada pada pada 6,59 lintang utara (LU) dan 95,46 barat timur (BT), atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 78 km arah utara Kota Sabang, Propinsi Aceh di kedalaman 204 km.
Sementara dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa gempabumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Sigli, Banda Aceh, Seulimum (Aceh Besar) dalam skala intensitas I SIG-BMKG (II-III MMI), Sabang I SIG-BMKG (II MMI).
Sebagaimana diketahui, guncangan gempabumi tersebut juga belum diketahui adanya infratruktur yang menimbulkan kerusakan.
Pihaknya mengingatkan masyarakat di sekitar wilayah Kota Sabang agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.





