Gempa Filipina Dirasakan di Sejumlah Wilayah di Indonesia

JAKARTA – Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 yang terjadi di Mindanao Filipina pada Selasa pagi dirasakan hingga wilayah Indonesia.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan guncangan dirasakan di wilayah Indonesia seperti Tahuna, Sangihe, Melonguane, dan Talaud dalam skala intensitas II-III MMI.

Gempa dengan kedalaman 15 kilometer tersebut dipicu oleh aktivitas sesar aktif yang belum dikenali.

Menurut Daryono, sebagaimana dilansir Antara, gempa Mindanao, Selasa pagi, sebenarnya sudah didahului gempa pembuka yang mengguncang kuat pada 16 Oktober 2019 atau 12 hari lalu dengan magnitudo 6,4.

Dampak gempa saat itu menyebabkan setidaknya satu orang meninggal dunia dan lebih dari 24 orang terluka akibat guncangan kuat yang merusak bangunan saat gempa pembuka tersebut.

Gempa kali ini magnitudonya lebih besar, sehingga tampaknya gempa kali ini akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah, karena peta tingkat guncangannya (shake map) menunjukkan guncangan mencapai skala intensitas VII MMI. Artinya dapat terjadi kerusakan sedang hingga berat.

 

Advertisement