JAKARTA, KBKNEWS.id – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 5,7 mengguncang Gorontalo dan sekitarnya pada Senin (12/10/2026) pukul 05.34.53 Wita.
Getaran gempa dirasakan di sejumlah wilayah, termasuk Tolitoli dan Buol.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo pemutakhiran M 5,4 dengan kedalaman 85 kilometer.
Episenter gempa berada di darat, sekitar 29 kilometer barat laut Kabupaten Pohuwato, Gorontalo, pada koordinat 0,67 derajat lintang utara dan 121,78 derajat bujur timur.
Kepala Stasiun Geofisika Gorontalo Andri Wijaya Bidang mengatakan, hasil pemodelan menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
“ Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Andri dalam siaran persnya.
Menurut BMKG, gempa tersebut tergolong gempa bumi menengah yang dipicu aktivitas deformasi di dalam Lempeng Laut Sulawesi. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik atau thrust fault.
Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan, gempa dirasakan dengan intensitas IV MMI di Tolitoli dan Buol. Sementara itu, intensitas III MMI dirasakan di Kabupaten Boalemo, Pohuwato, Kabupaten Gorontalo, Bone Bolango, dan Kota Gorontalo.
Hingga pukul 06.50 Wita, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan. Meski demikian, pemantauan terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan, serta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.





