PERU – Sebuah gempa dahsyat di Peru selatan telah menewaskan setidaknya dua orang dan melukai puluhan lainnya, juga menyebabkan rumah dan jalan runtuh.
Survei Geologi Amerika Serikat mengatakan gempa berskala 7.1 terjadi pada pukul 09:18 waktu setempat pada hari Minggu (14/1/2018) dimana episenternya berada di Samudera Pasifik 40km dari Acari, sebuah kota di wilayah Arequipa, Peru.
Yamila Osorio, gubernur Arequipa, mengatakan bahwa salah satu korban tewas adalah seorang pria berusia 55 tahun yang dilanda batu karang.
Dalam sebuah posting di Twitter, seperti dikutip ALjazeera, dia mengatakan setidaknya 20 orang menerima perawatan setelah menderita luka-luka.
Kematian lain dilaporkan terjadi di kota Bella Union menyusul runtuhnya sebuah bangunan.
Gempa hari Minggu juga terasa di bagian utara Cile. ONEMI, kantor darurat nasional Chili, mengatakan di situsnya bahwa tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan terjadi.
Gempa tersebut melanda daerah yang secara teratur terkena gempa, karena kedekatannya dengan batas antara lempeng Amerika Selatan dan lempeng Nazca.
Gempa besar mengguncang wilayah tersebut pada tahun 1996, 2001, 2007 dan 2013.
Gempa tahun 2007 menewaskan lebih dari 500 orang, melukai lebih dari 1.300 orang dan ribuan orang yang terkena dampak.





