JAKARTA – Gempa susulan masih mengguncang wilayah Sumedang, Jawa Barat pasca gempa berkekuatan magnitudo 4,8 pada Minggu (31/12/2023) malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa bumi dangkal kembali mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang dengan kekuatan magnitudo 4,5 pada kedalaman 10 km, Senin (1/12/2024).
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengemukakan gempa yang terjadi pada pukul 20.46.48 WIB itu berpusat pada koordinat 6,82 lintang selatan dan 107,92 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 4 km utara Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Ia mengemukakan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Rancakalong, Jatinangor, Bandung dalam skala intensitas III MMI (modified mercally intensity), artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
Gempa juga terasa di Cirebon, Garut dan Subang dalam Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
“Hingga pukul 21.15 WIB hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi enam kali aktivitas gempa bumi di Sumedang,” paparnya.
Sementara Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu meminta masyarakat Kabupaten Sumedang untuk tetap waspada selama sepekan ke depan setelah terjadi pasca guncangan gempa bumi di penghujung tahun 2023.
Ia mengatakan terjadinya gempa susulan tidak ada yang bisa memprediksi, termasuk BMKG.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dengan meningkatkan kewaspadaan, terutama sepekan ke depan, karena kita belum bisa memprediksi gempa susulannya seperti apa. Jadi, selama satu minggu ke depan harus meningkatkan kewaspadaan,” kata Rahayu, seperti dikutip Antara.





