CIANJUR – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Dindin, mengatakan gempa di Tuban dirasakan hingga Cianjur dengan getaran cukup kencang.
Menurutnya, guncangan tersebut membuat warga yang menunggu waktu berbuka berhamburan keluar rumah.
Warga sempat bertahan di luar rumah hingga adzan magrib berkumandang karena takut terjadi gempa susulan, namun setelah berbuka warga diseluruh wilayah kembali ke dalam rumah terlebih setelah mengetahui pusat gempa bukan di Cianjur.
“Sampai saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa Tuban. Laporan sementara tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang berarti di sejumlah wilayah,” katanya.
Warga di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, berhamburan keluar rumah karena merasakan gempa yang kembali mengguncang Cianjur, bahkan kelompok pencinta Vespa yang sedang menggelar bakti sosial berbagi takjil sempat meminta pengguna jalan untuk berhenti.





