Green Zakat untuk Lingkungan yang Lebih Baik

 

JAKARTA (KBK) – Di kebanyakan negara muslim, zakat kerap digunakan sebagai investasi sosial di bidang kesehatan dan pendidikan. Isu lingkungan nyaris tak pernah tersentuh oleh kehadiran zakat. Direktur LazisMu Hilman Latief mengatakan selain bernuansa keagamaan, zakat juga memuat aktifitas sosial berbasis ekonomi.

Ada dua makna investasi sosial, pertama financial return dan kemaslahatan sosial lingkungan. Hilman berujar untuk itu dibutuhkan konsep dasar inovasi berkelanjutan  berbasis fungsi nilai sosial dampak yang  diharapkan tidak hanya memunculkan nilai ekonomi saja. Tetapi ada social value terhadap prinsip kebutuhan dasar manusia seperti ekologi dan cultural system.

“Kita bisa membuat green zakat untuk menyelamatkan lingkungan tempat kita tinggal, metodenya bisa menggunakan berbagai cara penghijauan dan edukasi guna menyeimbangkan keadilan sosial,” jelas Hilman dalam BAZNAS Development Forum Zakat Sebagai Investasi Sosial di Jakarta (20/9).

Hilman menuturkan Green Zakat sendiri adalah zakat yang bisa mendorong, memajukan ekologi dan lingkungan. Nantinya Green Zakat juga dapat memproyeksikan  kesejahteraan yang berkelanjutan.

“Tantangan bagaimana merumuskan konsep Green Zakat kepasa social investment dan mengkomunikasikan kepada mitra terkait zakat sebagai investasi sosial,” pungkasnya.

Advertisement