Gunung Lewotobi Laki-Laki Hampir Tiap Hari Erupsi

ROTE – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan bahwa aktivitas visual dan kegempaan di Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih berubah-ubah.

“Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki masih fluktuatif, itu ditandai oleh erupsi yang hampir setiap hari terjadi, tapi intensitas rendah,” kata Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara, Zakarias Ghele Raja, Selasa (21/5/2024).

Berdasarkan pengamatan dari periode 1-15 Mei 2024, tinggi kolom erupsi rata-rata mencapai 100-200 meter dari puncak gunung. Selain itu, pergerakan guguran lava berlangsung lambat, terlihat dari tidak adanya perubahan signifikan pada aliran lava di ujung timur laut.

“Pengaruh kemiringan lereng dan suhu lava yang masih tinggi masih memungkinkan lava bergerak, meskipun perlahan,” jelasnya, dilansir dari Antara.

Zakarias juga menyebutkan bahwa selama periode tersebut, terjadi peningkatan signifikan pada jumlah gempa erupsi dan hembusan, namun tidak ada gempa guguran yang terekam. Namun, peningkatan gempa vulkanik yang signifikan terjadi karena pergantian stasiun acuan.

“Sebelumnya stasiun acuan adalah KLT, tapi ada perbaikan stasiun WLR, sehingga bisa merekam lebih baik,” ujarnya.

Badan Geologi tetap mempertahankan status aktivitas gunung tersebut pada Level II atau Waspada.

Badan Geologi juga merekomendasikan agar masyarakat sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, pengunjung, dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius dua kilometer dari pusat erupsi.

Imbauan yang sama juga berlaku untuk area tiga kilometer di arah Utara-Timur Laut dan lima kilometer di sektor Timur Laut.

“Masyarakat yang terdampak hujan abu dapat memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan,” kata Zakarias.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here