TEXAS (KBK) – Seorang guru seni di SMA Texas,diberi cuti administratif setelah video dia “menembak” Presiden Donald Trump dalam kelas sambil berteriak, “Die!” beredar dan menjadi viral.
Kantor The Secret Service (Kantor Paspampres- Red) di Irving membenarkan kejadian itu namun menolak berkomentar lebih lanjut.
Sang Guru, di W.H. Adamson SMA di Dallas, memposting videonya ke akun Instagram-nyad engan pesan berikut: “Menonton #inauguration di kelas saya seperti … # ada #STOP #denial #squirtgun #hypocrisy #powerless #saveusall #teachthembetter #atleastitsfriday.”
Namun suara background dari gambar itu terdengar jelas, di berteriak “die” sambil menembakkan pistol air ke gambar Trump yang sedang dilantik.
Meskipun video itu sudah dihapus, beberapa situs konservatif terkemuka berhasil menyimpan salinan termasuk situs Balai Kota dan Resistance Media.
Ketika itu video pelantikan Trump disiarkan secara langsung di dalam kelas. Sang Guru juga merekam video, yang menunjukkan ia menerjang di Presiden Trump dan menembakkan pistol air berkali-kali sambil berteriak, “Die!”
Dallas Independent School District menilai, aksi sang guru sebagai masalah serius.
“Hari ini, kami dibuat sadar dengan media postingan sosial yang beredar melibatkan seorang guru di WH Adamson SMA,” kata seorang juru bicara distrik.
“Guru itu telah diberikan sanksi cuti administratif dan pihak distrik sudah memulai penyelidikan,” pungkasnya seperti dikutip KBK dari FOX News




