GAZA – Israel dan Hamas sepakat memperpanjang gencatan senjata selama dua hari yang yang seharusnya berakhir pada Kamis (30/11/2023).
Hamas mengungkapkan, kesepakatan telah dicapai dengan Israel untuk memperpanjang gencatan senjata hingga hari ketujuh, dan telah mulai memberlakukan gencatan senjata sejak 24 November 2023 lalu.
Dilansir Reuters, pasukan Pertahanan Israel (IDF) pun sudah mengonfirmasi perpanjangan gencatan senjata dengan Hamas. IDF menyebut menyepakati perpanjangan gencatan senjata sebagai upaya para mediator untuk melanjutkan proses pembebasan sandera.
Diketahui sejak gencatan senjata diberlakukan pada 24 November 2023, Hamas-Israel telah melakukan pertukaran antara sandera dan tahanan.
Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya di Gaza sudah membebaskan lebih dari 80 sandera. Sebanyak 60 di antaranya merupakan warga Israel yang terdiri dari perempuan dan anak-anak. Sementara sisanya merupakan warga asing yang kebanyakan berasal dari Thailand.
Israel juga sudah membebaskan 180 tahanan Palestina dari penjara-penjara di Tepi Barat.





