JERUSALEM (KBK) – Para pejabat militer Israel mengatakan, Ahad (26/2/2017), Hamas memiliki 15 terowongan perang lintas perbatasan yang dapat sewaktu-waktu digunakan untuk menyerang Israel.
Televisi Israel Ibrani Channel 2, mengutip pejabat tinggi militer mengatakan Hamas telah mempertahankan kemampuannya untuk melakukan serangan melalui terowongan, meskipun Israel menyerang habis-habisan jalur Gaza Juli-Agustus 2014.
Israel mengatakan serangan 51-hari ditujukan untuk mengatasi ancaman terowongan yang dapat memungkinkan militan Hamas menyeberang dari daerah kantong Palestina yang terkepung ke Israel.
Pada 2016, Israel mengaku menemukan dua lintas batas terowongan yang digali setelah perang 2014.
Perang merenggut nyawa setidaknya 2.251 warga Palestina, 65 persen dari mereka warga sipil, menurut PBB. Hal ini juga melibatkan kematian 72 warga Israel dan enam tentara.
Seperti diungkapkan Xinhua, kekerasan itu berakhir dengan gencatan senjata pada 26 Agustus 2014.





