JAKARTA, KBKNEWS.id – Ratusan atlet dan pelatih dari berbagai cabang olahraga menggelar aksi demonstrasi di gerbang Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).
Mereka menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera melunasi bonus Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 yang hingga kini belum dibayarkan sepenuhnya.
Aksi tersebut dilakukan bertepatan dengan kegiatan senam pagi dan penanaman pohon dalam rangka HUT ke-69 Provinsi Riau. Para atlet dan pelatih telah berkumpul sejak pukul 06.00 WIB dengan mengenakan seragam PON Aceh-Sumut 2024 serta membawa medali yang mereka raih.
Sejumlah atlet disabilitas juga ikut dalam aksi tersebut. Selain membawa spanduk tuntutan, para atlet membawa kardus bertuliskan “Sumbangan untuk Korban Bencana Olahraga” sebagai bentuk sindiran atas bonus yang belum mereka terima secara penuh.
Pelatih angkat berat Riau, Muhammad Luthfi, dilansir kompas.com, mengatakan bonus yang telah dibayarkan baru sekitar 43 persen. Menurutnya, para atlet dan pelatih sudah lelah menunggu kepastian pembayaran yang dijanjikan pemerintah.
“Kami sudah capek meminta hak kami. Capek bertanding, capek juga minta bonusnya,” ujar Luthfi.
Sementara itu, atlet atletik Riau peraih medali emas PON Aceh-Sumut 2024, Budi, mengaku baru menerima sekitar 45 persen dari bonus yang dijanjikan. Ia memperoleh bonus sebesar Rp300 juta, tetapi pembayaran yang diterima setelah dipotong pajak sekitar Rp123 juta.
Budi berharap pemerintah segera menyelesaikan pembayaran bonus tersebut tanpa kembali memberikan janji. Ia mengaku sudah hampir dua tahun menunggu haknya.
“Harapannya segera dibayarkan semuanya, jangan janji-janji saja, karena sudah dua tahun kami menunggu,” kata Budi.
Para atlet dan pelatih berharap dapat menyampaikan tuntutan mereka secara langsung kepada Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang dijadwalkan menghadiri kegiatan di Stadion Utama Riau.





