Hampir 750 Pemukim Israel Serbu Komplek Masjid Al Aqsa dengan Paksa

Ilustrasi Aparat keamanan Israel bentrok dengan jemaah yang memprotes pemasangan gerbang metal detektor di Masjid al-Aqsa (tempo)

YERUSALEM – Lebih dari 750 pemukim Israel telah melanggar memaksa masuk kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem Timur pada Kamis (17/10/2019) pagi.

Sumber lokal mengakatan ratusan pemukim Israel memasuki kompleks dari Gerbang Maroko, Pusat Informasi Palestina, dan menyerbu kompleks itu dalam sembilan kelompok.

Di luar kompleks dan khususnya di gerbang, tentara Israel juga memberlakukan pembatasan akses jamaah Palestina ke masjid, menuntut kartu ID mereka, dan menggeledah tas mereka.

Laporan itu juga mengatakan, sebagaimana dilansir Press TV, bahwa banyak jamaah Muslim dan penjaga al-Aqsa hadir di berbagai wilayah kompleks untuk melindunginya dari penodaan  dan berusaha mencegah para pemukim berjalan bebas.

Sebelumnya pada hari Selasa, 300 pemukim Israel memasuki kompleks dari Gerbang Maroko, menanggapi seruan yang dibuat oleh kelompok-kelompok ekstremis untuk pembobolan massal di kompleks Masjid al-Aqsa untuk memperingati acara keagamaan.

Pada 6 Oktober, lebih dari 120 pemukim Israel juga melanggar markas dari gerbang yang sama, berusaha melakukan ritual.

Menurut perjanjian yang ditandatangani antara Israel dan pemerintah Yordania setelah pendudukan Israel atas Yerusalem Timur al-Quds pada tahun 1967, ibadah non-Muslim di kompleks itu dilarang.

 

Advertisement