Hanya Karena Atribut, Pemuda di Ngawi Dikeroyok Rombongan Silat

JAKARTA, KBKNEWS.id – Aksi anarkis kembali melibatkan oknum perguruan silat dan viral di media sosial setelah seorang pemuda di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, menjadi korban pengeroyokan.

Korban dikeroyok rombongan pesilat hanya karena perbedaan atribut yang dikenakan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/4) di depan Pasar Kerten, Kecamatan Paron. Korban saat itu sedang mengantar ibunya menggunakan sepeda motor usai menghadiri pengajian. Saat melintas, ia berpapasan dengan rombongan konvoi perguruan silat.

Diduga karena mengenakan atribut berbeda, korban langsung menjadi sasaran. Ia tidak sempat menghindar dan dikeroyok di tengah jalan, bahkan di hadapan ibunya sendiri.

Video kejadian itu pun viral dan memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak warganet mengecam tindakan brutal tersebut, terlebih korban diketahui baru saja pulang dari kegiatan keagamaan bersama ibunya.

Sejumlah pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian. Kasus ini menambah daftar panjang aksi kekerasan yang melibatkan oknum perguruan silat di wilayah Jawa Timur.

Warganet pun menyoroti bahwa ilmu silat seharusnya mengajarkan pengendalian diri, bukan justru menjadi pemicu kekerasan di ruang publik.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here