Harapan Tersisa di Tengah Abu, Dompet Dhuafa Singgalang Bantu Korban Kebakaran di Pesisir Selatan

PESISIR SELATAN, KBKNews.id – Meski api telah lama padam, bekas luka dan kesedihan masih membekas di wajah warga Kampung Koto Keduduk, Nagari Taluk Tigo Sakato, Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, harapan sempat memudar. Namun, pada pagi 27 Mei 2025, secercah harapan kembali menyinari warga saat tim relawan dari Dompet Dhuafa Singgalang datang membawa bantuan dan kepedulian.

Kebakaran yang melanda kampung ini menyebabkan kerugian besar bagi salah satu keluarga yang kehilangan seluruh harta bendanya. Rumah yang berdiri di atas lahan sederhana habis dilalap api, menyisakan kenangan yang kini hanya berupa abu.

Dalam situasi darurat ini, kehadiran bantuan menjadi sangat penting untuk meringankan beban mereka. Dompet Dhuafa Singgalang hadir bukan hanya dengan bantuan logistik, tetapi juga membawa semangat dan empati.

Bantuan yang diberikan meliputi satu unit kasur, satu kompor gas, dua stel seragam sekolah, tiga pasang sepatu, serta pakaian layak pakai. Barang-barang ini diserahkan langsung kepada keluarga yang terdampak.

Salah satu momen menyentuh terjadi ketika seorang ayah tersenyum haru saat anaknya mencoba sepatu baru di atas lantai rumah yang sudah kehilangan dindingnya.

“Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, tapi bagi mereka, ini sangat berarti. Bahkan, sepasang sepatu saja bisa menjadi semangat baru bagi anak-anak untuk tetap sekolah meski rumahnya dilanda musibah,” ujar Mistra Jamil, tim relawan perwakilan Dompet Dhuafa Singgalang yang memimpin langsung penyaluran bantuan.

Tim relawan tidak hanya datang membawa bantuan fisik, tetapi juga memberikan dukungan emosional. Mereka menjadi teman bicara dan penyemangat bagi para korban yang masih berduka.

Anak-anak yang semula hanya bisa memandangi reruntuhan rumahnya kini mulai tersenyum ketika menerima seragam dan perlengkapan sekolah baru.

“Kami ingin para korban tahu bahwa mereka tidak sendiri. Ada banyak orang baik yang peduli dan ingin membantu mereka bangkit kembali,” ucap Mistra.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Dompet Dhuafa Singgalang dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana. Di balik puing-puing dan sisa kebakaran, senyum anak-anak menjadi simbol bahwa harapan masih hidup dan terus menyala.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here