Hari ke-19 Perang Iran vs Koalisi AS dan Israel

Tangan kanan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Sekjen Dewan Keamanan NAsional Tertinggi Iran Ali Larinjani dilaporkan tewas terkena bombardir serangan udara AS/Israel (16/3) lalu. (phto: DW News)

PERANG antara Iran melawan koalisi Amerika dan Israel, pada hari ke-19 Kamis (18/3) diwarnai berita tewasnya pimpinan masing-masing yang benar apa tidaknya perlu dikofirmasi lagi.

Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, pengganti mendiang ayahnya, Ali Khamenei yang tewas  bersama puluhan petinggi militer akibat bombardemen udara AS (28/2) dilaporkan dilarikan ke Rusia karena cedera, juga akibat serangan udara AS dan Israel, Senin (16/3).

Tidak diperinci lebih jauh seberapa parah luka yang dialami Khamenei, dan ke kota mana di Rusia ia dirawat, namun tokoh terdekat Mojtaba, Ali Larijani dipastikan tewas pada hari yang sama.

Iran mengonfirmasi tewasnya pejabat tinggi keamanan nasional, Ali Larijani, sebagaimana dilaporkan media Iran dan dikutip Reuters.

Konfirmasi tersebut menandai perkembangan besar dalam konflik yang terus memanas, menyusul klaim Israel sebelumnya yang menyebut telah menewaskan Larijani dalam serangan udara.

Korps Garda Revolusi Islam atau Islamic Revolutionary Guard Corps juga memastikan komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani, meninggal dalam serangan yang disebut sebagai ulah “musuh Amerika-Zionis”.

Sebaliknya, bantahan terkait kematian PM Israel Benjamin Netanyahu akibat serangan agen-agen  Iran dinafikan oleh para netizen walau di tayangan video ia tampak tampil di kedai kopi dalam keadaan segar bugar.

Ada yang mengeklaim, tampilan Netanyahu dalam kondisi sehat  hanyalah hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Netizen mencurigai video terbaru yang memperlihatkan Netanyahu sedang bercengkeama dengan penjaga keamanannya dan warga menikmati panorama luar ruangan dianggap rekayasa AI. Beberapa pengamat yang jeli memerhatikan telinganya terlihat tidak proporsional, dan cincinnya muncul-hilang dalam video tersebut.

“Cincinnya hilang di detik 0:26,” tulis salah satu warganet pada komentar unggahan itu.

“Ada apa dengan kesalahan kecil (little glitch) ini ?” tulis warganet lain dalam komentar unggahan itu merujuk momentum Netanyahu menyapa warga yang membawa seekor anjing.

Terus luncurkan rudal

Sementara itu, Iran terus melucurkan stok rudal balistiknya, bahkan dengan rudal rudal berbobot di atas satu ton seperti Sejjil, Khoramshar. Kheibar, Qadr dan Emad, walau kubu AS mengeklaim, sudah memusnahkan lebih separuh sarang-sarang peluncur rudal Iran.

Salvo puluhan rudal tampak di layar TV mengarah ke Tel Aviv (17/3) malam,  di mana sebagian besar bisa ditangkal oleh sistem pertahanan udara berlapis Israel, namun ada juga yang lolos.

Sebuah rudal menghantam pusat perdagangan dekat Stasiun KA Tel Aviv menewaakan dua orang, satu lagi menghantam sebuah bangunan apartemen di kota Ramat Gan dekat Tel Aviv menewaskan dua penghuni. Satu rudal dilaporkan menghantam kota   Haifa dan satu lagi di wilayah Gurun Negev.

Sebelumnya, Ladang minyak utama Abu Dhabi di Uni Emirat Arab (UEA), Shah, dengan poduksi 70.000 barel mnyak mentah per hari terkena serangan drone, Senin (16/3), menyebabkan fasilitas minyak terbakar.

Pemerintah UEA mengerahkan tim penyelamat, pemadam kebakaran, hingga tim medis. Mereka juga menyatakan masih menyelidiki serangan drone ke fasilitas minyak ini.

Irak, tetangga Iran yang pernah terlibat perang (1980- 1988) juga tidak luput dari serangan Iran. Hotel Al-Rasheed sering diinapi diplomat asing di Zona Hijau Baghdad, Irak, jadi sasaran serangan drone Iran.

“Sebuah proyektil jatuh di atap Hotel Al Rasheed,” demikian pernyataan Kemendagri Irak, dikutip AFP, namun tidak  ada korban jiwa atau bangunan lain yang terdampak.

Sementara itu, pemimpin negara-negara Eropa kompak menolak tuntutan Trump, untuk membantu mengawal kebebasan navigasi di Selat Hormuz. Menlu Jerman, Johann Wadephul, mengatakan Berlin tidak berniat untuk bergabung dalam operasi militer selama konflik itu.

Selain itu, juru bicara Kanselir Jerman Friedrich Merz, Stefan Kornelius, mengatakan konflik di wilayah Timur Tengah “tidak ada hubungannya dengan NATO”.

PM Keir Starmer mengatakan tuntutan Trump itu tidak akan dan tidak pernah direncanakan untuk menjadi misi NATO, sedangkan, PM Belanda, Rob Jetten, mengatakan akan sangat sulit menyukseskan misi tersebut dalam waktu singkat. (CNN/ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here