Hati-hati, Sleman Masih Rawan Bencana

Ilustrasi

SLEMAN – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman Ir Kunto Riyadi MPPM menjelaskan, untuk beberapa hari ke depan, bencana masih perlu diwaspadai. Mengingat musim pancaroba sehingga rawan terjadi tanah longsor, banjir, petir dan angin kencang.

“Berdasarkan perkiraan BMKG, di wilayah Sleman masih akan terjadi hujan untuk beberapa hari ke depan. Ancaman bencana akan berakhir sampai benar-benar musim hujan berkahir,” kata Kunto, Kamis (13/10/2016).

Untuk wilayah yang rawan longsor itu di antaranya di wilayah lereng Merapi dan Prambanan. Sedangkan ancaman banjir di Sleman bukan air menggenang, melainkan air mengalir kencang. Sehingga ancaman kerusakannya infrastruktur dan rumah yang dekat dengan sungai.

“Kawasan lereng Merapi juga rawan longsor karena banyak akar yang rapuh dan tanah tebing sehingga sangat mudah longsor saat turun hujan. Untuk itu masyarakat yang berada di dekat lereng atau tebing harus terus meningkatkan kewaspadaannya pada saat hujan deras,” imbaunya.

Dikutip dari KRJogja, sungai yang rawan terjadi banjir adalah sungai yang berhulu dari Merapi seperti Kali Gendol, Kali Opak, Kali Boyong, Kali Kuning dan Kali Krasak. Untuk kedalaman sungai sementara ini masih memadai jika terjadi hujan lebat. Namun kebanyakan kondisi sungai di Sleman tikungan tajam.

Advertisement