JAKARTA – Wacana pembangunan wisata kelas internasional Disneyland di Boyolali sempat menghebohkan, namun kenyataannya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hingga kini mengaku belum menerima permohonan izin dari Walt Disney.
Sebagai pintu gerbang masuknya investasi di Indonesia, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis mengaku masih menunggu follow up rencana tersebut.
(Baca Juga: Boyolali Akan Bangun Disneyland, Masyarakat Diharapkan Lebih Sejahtera )
Azhar mengungkapkan, , BKPM selalu mendukung setiap kegiatan investasi, termasuk industri pariwisata maupun hiburan. Untuk itu, Azhar pun menyambut baik rencana investasi tersebut.
“BKPM siap mendukung rencana investasi untuk dapat direalisasi,” ungkapnya.
Selain itu, dilansir CNN Indonesia, Selasa (18/4/2017), The Walt Disney Compay Asia Tenggara dalam keterangan resminya, membantah untuk membuka Disneyland di Boyololali. Walt Disney mengaku, saat ini belum berencana membuka Disneyland di Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, rencana pembangunan Disneyland tersebut menurut Bupati Boyolali, Seno Samodro  sudah ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan investor dari Belanda.
Seno mengungkapkan, Boyolali dipilih sebagai lokasi pembangunan Disneyland Asia Tenggara dengan total investasi senilai Rp 6 triliun, sementara Disneyland ini akan dibangun di lahan seluas 100 hektar atau setara 133 lapangan sepak bola.





