MANILA (KBK) – Ini kisah anak jalanan dari Filipina. Adalah Daniel Dejapin, sejak usia enam tahun, ia terpaksa hidup di jalanan. Ia makan dari sampah, mencoba bertahan dari kenyataan pahit kehidupan.
Daniel lari dari orang tuanya yang lebih banyak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mabuk di luar rumah dan marah-marah ketika di rumah, membuat Daniel memutuskan harus mengurus dirinya sendiri.
Dia meninggalkan rumah dan hidup di jalanan. Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia menjual bunga mawar di jalan. Terkadang dia mendapat intimidasi dari sesama anak jalanan lain. Ia sering diusir oleh preman.
Namun, ia terus berusaha keras menjual mawar di malam hari dan tetap pergi ke sekolah di pagi hari.
Dia terus belajar dengan keras dan bahkan mendapatkan beasiswa di Aguinaldo International School. Karena melihat kesungguhannya gurunya merekomendasikan ia ke UWC (United World College) untuk mendapatkan Beasiswa.
Gurunya berharap, Daniel lolos untuk mendapatkan beasiswa dari ratusan pelamar.
Dan, dari hasil ketekunannya, akhirnya berbuah manis. Dikutip dari Viral4Real, suatu pagi yang cerah, ia menerima pesan teks yang mengubah hidupnya selamanya. Pesan itu mengungkapkan bahwa ia diberikan beasiswa penuh di The Robert Bosch United World College di Jerman!
Berikut video kisahnya :
Ini wawancaranya:





