Hope, Bocah Kurus Kering Asal Nigeria Itu Kini Sehat dan Sekolah

Hope. foto Anja Ringgren Lovn / Facebook

ABUJA – Akhir Januari 2016 lalu, masyarakat dunia dihebohkan dengan foto menyayat hati seorang bocah Nigeria yang kelaparan sedang diberi minum wanita bertato asal Denmark.

Setelah setahun berlalu, bocah itu berubah drastis menjadi tumbuh sehat dan mulai bersekolah.

Anak itu dikenal dengan nama Hope, sedangkan wanita bertato yang menolongnya adalah aktivis kemanusiaan, Anja Ringgren Loven.

Berkat foto saat menolong Hope, aksi Loven dianggap sebagai aksi paling inspiratif tahun 2016 yang mengalahkan aksi kemanusiaan Barack Obama dan Paus Fransiskus.

Hope diselamatkan Loven saat mengalami kelaparan akibat ditinggalkan orangtuanya. Dia dikucilkan warga desa di Nigeria karena dianggap sebagai bocah penyihir.

Setahun berlalu, Loven mengunggah dua foto dengan adegan nyaris sama. Yakni foto pertama saat dia menolong Hope dengan memberi minum dari botol air mineral dan biskuit dan foto kedua saat dia memberi minum Hope yang sudah berubah drastis dengan mengenakan seragam sekolah. Menurut Loven, foto itu kondisi terkini Hope yang sudah seminggu masuk sekolah.

Loven dan suaminya, mendedikasikan diri untuk membantu orang-orang yang menderita dengan menjalankan sebuah panti asuhan di wilayah tenggara Nigeria. Loven mengkhususkan diri menolong anak-anak Nigeria yang dikucilkan hingga kelaparan karena dituduh sebagai penyihir.

Loven, sang suami dan para aktivis kemanusiaan lain di Nigeria telah menjalankan Yayasan Pembangunan dan Bantuan Pendidikan Anak Afrika (ACAEDF).

Menurut Loven, saat Hope pertama ditemukan ia menderita hipospadia. ”Kondisi bawaan, di mana seseorang memiliki uretra yang tidak lengkap,” katanya. Di dalam tubuh Hope saat itu juga dipenuhi cacing sehingga membuat tubuhnya kurus.

Dalam posting di Facebook pada awal pekan ini, Loven menulis; ”Pada 30 Januari 2016, saya pergi untuk misi penyelamatan dengan David Emmanuel Umem, Nsidibe Orok dan tim Nigeria kami.”

”Sebuah misi penyelamatan yang menjadi viral, dan hari itu tepat 1 tahun yang lalu dunia datang untuk mengetahui seorang anak kecil bernama Hope. Minggu ini Hope mulai sekolah,” lanjut tulisan Loven.

Majalah itu menyebut Loven sebagai “orang yang paling inspiratif tahun 2016” yang mengalahkan Paus Fransiskus dan Barack Obama.

Georg Kindel, pemimpin reaksi majalah Ooom, memilih Loven sebagai orang paling inspiratif tahun 2016 dengan pertimbangan yang ketat. ”Ketika dia melihat anak yang kelaparan, dia bertindak seperti manusia (sejati) dan menjadi inspirasi bagi jutaan orang. Upaya berkelanjutan untuk membantu anak-anak telantar dari Nigeria memberi kita harapan dan mendorong kita untuk mengikutinya.

Advertisement