Houthi Balas Bombardir Kilang Minyak Saudi

Milisi Houthi bombardir kilang minyak Jazan, Arab Saudi merespons serangan Saudi sebelumnya (foto: serambinews)

JAKARTA – (KBKNEWS) – 10/8 – MILISI Houthi yang menguasai Yaman menggempur fasilitas minyak Arab Saudi di dekat pesisir Laut Merah menyusul konflik yang terus bereskalasi di antara kedua belah pihak.

Serangan itu sperti dilansir CNN Indonesia dikonfirmasi langsung juru bicara Houthi Yahya Saree pada Minggu (9/8).

“[Houthi] berhasil menargetkan kilang Aramco di Jazan menggunakan pesawat nirawak (drone) mengenai sasaran dengan tepat,” kata Saree, dikutip AFP.

Lebih lanjut, Saree mengatakan serangan itu sebagai tanggapan usai drone Saudi memasuki wilayah barat Yaman.

Sementara itu, Kementerian Energi Arab Saudi menyatakan tim tanggap darurat berhasil mengendalikan kebakaran di kilang Jazan. Namun, mereka tak menyebut penyebab kebakaran.

“Tim pemadam kebakaran keamanan industri Saudi Aramco telah memadamkan kebakaran yang terjadi pada dini hari, Minggu, di salah satu fasilitas kilang Saudi Aramco di Jazan, tanpa ada korban luka,” demikian pernyataan Kementerian Energi Saudi.

Dalam beberapa hari terakhir, Houthi dan Saudi saling gempur. Milisi Houthi bahkan sempat mendeklarasikan pemblokiran maritim terhadap Riyadh di Laut Merah.

Di hari yang sama saat Saudi melancarkan serangan, Houthi juga dilaporkan balas menyerang wilayah yang dikuasai pemerintah Yaman, Pelabuhan Al Makha.

Dua sumber militer dari pemerintah Yaman mengonfirmasi Houthi menyerang Makha menggunakan rudal dan drone.

Direktur pelabuhan juga menyebut sejumlah rudal menargetkan fasilitas sipil di daerah tersebut.

Sementara itu, warga di Makha turut membeberkan kesaksian bahwa mereka mendengar ledakan di area tersebut. “Enam ledakan berturut-turut,” kata saksi.
Houthi belum memberi tanggapan atau konfirmasi terkait serangan di Pelabuhan Al Makha tersebut.

Houthi melawan Saudi dan rezim Yaman.
Konflik Houthi vs Saudi dan Houthi vs pemerintah Yaman berlangsung saat perang Amerika

Serikat dan Iran berkobar. Riyadh merupakan sekutu dekat Wsahington.
Milisi Houthi yang didukung atau proksi Iran berhadapan dengan pemerintah Yaman yang berkolusi dengan Saudi demi mendapat perlindungan setelah milisi tersebut berhasil merebut kekuasaan pada 2014 lalu.

Penguasa Yaman saat itu Presien Abdurabouh Mansour Hadi hengkang dari negaranya untuk menghindari milisi Houthi dan sampai kini bermukim di Arab Saudi.

Milisi Hamas Palestina yan beroperasi di Gaza, Houthi di Yaman dan Hizbollah di Lebanon yang didukung Iran terus melancarkan perlawanan terhadap koalisi Israel dan AS. (CNNI/ns)

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here