JAKARTA – Direktur Budaya, Dakwah, dan Pemberdayaan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ahmad Shonhaji mengajak untuk terlibat dalam program Humanesia 2020. Dirinya mengatakan ketika kita melihat kondisi kemiskinan yang terjadi di masyarakat, apalagi pandemi Covid-19 ini melanda negeri kita, maka sesungguhnya ia membutuhkan banyak perhatian dari semua stakeholder untuk terlibat membangkitkan gerakan kepedulian untuk masyarakat Indonesia khususnya.
“Bagaimana kita mengangkat harkat martabat keluarga agar ia bisa bertahan hidup, meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga, menebarkan cinta di antara sesama. Sehingga yang susah tidak susah sendirian, yang memiliki harta bisa berbagi untuk sesama. Oleh karena itu Humanesia menebarkan program berbagi untuk sesama mengajak kita semua dalam keterlibatan Humanesia,” ucap ustadz Ahmad Shonhaji dalam press conference Humanesia 2020, Sabtu (7/11/2020).
Sebaran dalam program Humanesia, kata ustadz Shonhaji akan menembus pelosok nusantara dari mulai Sabang hingga Merauke dengan kerjasama cabang-cabang Dompet Dhuafa yang tersebar di penjuru Tanah Air. Bahkan beberapa di belahan dunia, dengan sebaran ini maka diharapkan penerima manfaat akan merasakan sentuhan cinta dari Humanesia.
“Saya mengajak anda semua, di manapun anda berada, baik secara personal, corporate maupun komunitas atau apapun, mari bergabung bersama Dompet Dhuafa, bersama Humanesia bergerak untuk berbagi demi indahnya jalinnya kemanusiaan dan cinta di antara kita,” lanjut Ahmad Shonhaji.
Hingga sampai saat ini Dompet Dhuafa terus menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang terjepit ekonomi atas dampak panjang Corona. Program keluarga tangguh telah hadir di wilayah Jabodetabek, Kediri, Malang, Probolinggo dan Sidoarjo, serta berbagai wilayah jangkauan Zona Layanan Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia. Sejumlah UMKM di bidang kuliner (warung), warung ritel dan industri rumah tangga telah merasakan manfaatnya.
“Ketika awal corona, sama sekali saya tidak ada pemasukan, sehingga saya ngarit saja di rumah. Terus beberapa minggu kemudian saya jualan lagi. Tetapi masih sulit, karena orang-orang masih pada takut ke warung, ya dampak Corona seperti itu. Mudah-mudahan warung saya kembali lancar, terima kasih atas bantuan dari donatur Dompet Dhuafa dan mudah-mudahan Allah mengembalikan jualan saya laris kembali,” ungkap Bashori, pejual sate dan salah satu penerima bantuan dari program Keluarga Tangguh.
“Selamat datang di Humanesia 2020, seperti yang kita tahu bahwa dampak pandemi masih terasa di semua sektor, baik ekonomi, pendidkan dan kesehatan. Akhir tahun ini menjadi berbeda daripada tahun sebelumnya. Dimana akhir tahun biasanya merupakan momen bagi sebagian besar masyarakat untuk merayakan kebersaman dengan keluarga maupun orang-orang terdekat, menikmati promo akhir tahun yang ditawarkan hampir di setiap pusat perbelanjaan, serta rangkaian agenda spesial seperti berlibur. Hari ini tentu kondisi sangat berbeda, karena ada banyak saudara kita yang kehilangan pekerjaan terkena PHK, usahanya merugi, dan di sisi lain mengalami tantangan dalam proses belajar mengajar melalui pembelajaran jarak jauh,” jelas Etika Setiawati, selaku General Manager Marketing Communications Dompet Dhuafa.
Humanesia, yang kami sebut bulan kemanusiaan kali ini, hadir sebagai gerakan dengan berbagai rangkaian kegiatan dan program yang mengajak kepedulian seluruh masyarakat, untuk terlibat dalam aksi kali ini,” jelas Etika Setiawati, selaku General Manager Marketing Communications Dompet Dhuafa.
“Kampanye Humanesia ini diharapkan dapat meringakan beban saudara kita, baik yang terdampak pandemi atau mereka yang jauh di bawah garis kemiskinan, juga mereka yang terdampak bencana. Ayo dukung Humanesia dengan yang kalian bisa, semangat kemanusiaan, Humanesia bersama untuk sesama,” tambah Etika.





