JEMBER – Penundaan keberangkatan haji lain-lain ceritanya, hingga ada kejadian unik yang terjadi dalam proses penyelenggaran haji 2016. Mengira pspor hajinya sebagai karcis bus, seorang jamaah asal Madura merobeknya sehingga ia terpaksa batal berangkat ke tanah suci.
Paspor tersebut dirobeknya sesaat setelah dia dan rombongannya naik bus dari asrama haji Sukolilo Surabaya menuju Bandar Udara (Bandara Juanda) Sidoarjo.
“Jamaah ini akhirnya kami tunda keberangkatannya sampai menunggu paspor penganti selesai diurus,” ujar Kepala Seksi Haji dan Umroh, Kemenag Jember, Misbahul Munir, kepada wartawan, Sabtu (20/8/2016).
Misbahul mengungkapkan jamaah tersebut berasal dari Sumenep tapi berangkat bersama rombongan haji kelompok terbang (Kloter) Jember. Menurutnya kejadian unik terjadi bisa jadi karena jamaah tersebut sudah berusia lanjut.
“Kebetulan jamaah perempuan ini sudah berusia lanjut sehingga dia tidak bisa membedakan antara paspor dan karcis bus,” katanya, sebagaimana dilansir sindonews.
Kejadian unik memang kerap menyertai jamaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci. Di Asrama Haji Sukolilo misalnya kerap ditemukan benda-benda aneh dari cobek, gunting, pil kontrasepsi, hingga paku saat petugas memeriksa barang bawaan jamaah yang hendak dibawa ke tanah suci.





