
DELI SERDANG, KBKNews.id – Menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, nuansa kebahagiaan mulai terasa di seluruh penjuru Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara. Kamis (5/5/2025), aktivitas warga terlihat semakin padat dalam menyambut datangnya Hari Kurban.
Desa ini juga menjadi lokasi Sentra Peternakan Dompet Dhuafa Farm Sumatra Utara (DD Farm Sumut), yang tahun ini kembali menjadi pusat distribusi hewan kurban.
Sejumlah peternak tampak sibuk menjemput hewan kurban dari DD Farm. Satu per satu doka (domba/kambing) dinaikkan ke atas mobil pickup untuk diantar ke tempat penyembelihan.
Masing-masing hewan ditandai dengan cat sebagai tanda bahwa doka tersebut telah memenuhi syarat kurban dari Dompet Dhuafa dan siap didistribusikan ke masyarakat yang membutuhkan.

Untuk wilayah Deli Serdang, Dompet Dhuafa Waspada akan menyalurkan hewan kurban ke berbagai dusun di beberapa desa, seperti Desa Bulu Cina, Desa Bandar Klippa, Desa Saentis, dan Desa Sukamaju. Tujuannya adalah menjangkau warga yang selama ini belum tersentuh daging kurban secara merata.
Haryono, tokoh masyarakat dari Dusun XXII Segitiga, mengungkapkan bahwa sejak hadirnya DD Farm empat tahun terakhir, distribusi daging kurban di desanya menjadi lebih adil.
“Ya, selama ada DD Farm ini, Desa Bulu Cina ini semua dusunnya mendapat daging kurban secara merata. Dulu, ya, hanya ada satu orang yang kurban. Satu kambing untuk sedikit orang saja, yang sebenarnya membutuhkan juga tidak kebagian,” tutur Haryono.
Ia pun turut terlibat langsung dalam distribusi kurban. Saat Hari Raya tiba, Haryono menjemput hewan kurban dari DD Farm untuk disembelih dan dibagikan di dusunnya. Proses pembersihan dan pemotongan daging dilakukan bersama warga, dibantu oleh Tim Tebar Hewan Kurban (THK) Dompet Dhuafa yang juga mendistribusikan daging dari rumah ke rumah.
Meskipun Matahari terus meninggi, semangat warga Desa Bulu Cina tak surut. Para ibu terlihat sibuk menyiapkan makanan khas Iduladha, seperti ketupat pulut—ketupat yang dibuat dari beras ketan.

“Ini namanya ketupat pulut. Karena isinya beras pulut. Kami sajikan ini untuk cemilan saja. Siapapun boleh makan ini saat datang ke rumah kami,” tutur Sariyem–salah satu warga Desa Bulu Cina.
Tak hanya itu, suasana perayaan Iduladha di Deli Serdang semakin meriah dengan adanya pawai antarkecamatan. Haryono menceritakan bahwa warga dari berbagai desa akan berkumpul di Desa Klambir V untuk mengikuti pawai dan aneka perlombaan.
Lapangan dipenuhi oleh warga dari segala usia yang memamerkan karya mereka, seperti miniatur masjid, ka’bah, Al-Qur’an, hingga unta. Suara takbir menggema, disambut doa dan langkah peserta pawai yang mulai bergerak.
Di sela-sela kegiatan, Haryono masih berkoordinasi lewat telepon bersama Tim THK Dompet Dhuafa mengenai rencana distribusi kurban esok hari. Ia merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari upaya menyampaikan amanah para pekurban ke dusun-dusun yang membutuhkan.




