Imam Besar Masjid Istiqlal Jelaskan Meniadakan Shalat Jumat Sesuai Anjuran Nabi

Ilustrasi beribadah di bulan Ramadan (Foto: Ist)

JAKARTA – Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menjelaskan alasan Masjid Istiqlal meniadakan shalat Jumat dua pekan ini, sesuai anjuran Nabi Muhammad SAW perihal pelaksanaan ibadah pada masa bencana.

“Jangan wabah virus sebesar ini, banjir atau hujan deras pun Nabi pernah meminta umat untuk shalat di rumah. Jangan menceburkan diri dalam kebinasaan,” katanya, dalam jumpa pers mengenai upaya penanggulangan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Jumat.

Nasaruddin mengatakan bahwa orang-orang yang beriman dianjurkan untuk mencegah sesuatu yang mudarat. Dia menekankan bahwa mencegah mudarat lebih penting daripada mengejar manfaat.

Ia , seperti dilansir Antara, bahwa kondisi sekarang sedang tidak memungkinkan untuk melakukan Shalat Jumat seperti biasa. Oleh karena itu dia mengajak umat Islam untuk berserah diri kepada Allah SWT.

“Kita semua sangat cinta pada agama kita, tetapi kita juga diperintahkan dalam Al Quran untuk tidak menceburkan diri dalam kebinasaan. Kalau sudah tahu di suatu tempat ada bahaya besar, kita diminta untuk menghindarinya,” tuturnya.

 

Advertisement