JAKARTA – Indonesia mengecam aksi kekerasan Israel pada warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa pada Jumat(15/4) pagi waktu setempat.
Dalam akun twitter resminya, Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, “Tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut tak bisa dibenarkan dan harus segera dihentikan, apalagi dilakukan di tempat ibadah Masjid Al Aqsa di bulan suci Ramadan.”
Bentrokan terjadi pada Jumat (15/4) sekitar pukul 06.30 waktu setempat, setelah polisi Israel memasuki Masjid Al Aqsa, dan menyebabkan 150 warga luka-luka.
Sebelum bentrok itu terjadi, kepolisian Israel mengklaim, sekitar pukul 04.00 pagi, puluhan anak muda mulai berbaris di lokasi itu. Mereka membawa bendera Organisasi Pembebasan Palestina dan kelompok Hamas.
Polisi Israel mengklaim mereka melemparkan batu dan kembang api, serta mengumpulkan batu untuk menyiapkan aksi selanjutnya.
Polisi Israel juga mengatakan sejumlah warga Palestina membuat barikade di dalam masjid sambil melempar batu ke petugas sehingga umat tak bisa beribadah dengan nyaman di sana.





