Ingatkan AS, Presiden Iran Sebut Perdamaian dengan Iran Adalah Ibu dari Semua Perdamaian

Iranian President Hassan Rouhani speaks with media in a joint press conference with his Austrian counterpart Heinz Fischer after their meeting at the Saadabad Palace in Tehran, Iran, Tuesday, Sept. 8, 2015. Iran's president said on Tuesday that his country is ready to hold talks with the United States and Saudi Arabia on ways to resolve Syria's civil war, providing such negotiations can secure peace and democracy in conflict-torn Syria. (AP Photo/Ebrahim Noroozi)

TEHERAN – Presiden Iran Hassan Rouhani mendesak Pesiden Trump untuk berdamai  dengan Iran, dan mengatakan Amerika perlu memahami benar bahwa perdamaian dengan Iran adalah ibu dari semua perdamaian,  perang dengan Iran adalah ibu dari semua perang.

Kantor berita ISNA melaporkan Rouhani juga  mengingatkan Trump agar berhenti mengancam Iran atau nanti menyesal.

Presiden Donald Trump awal tahun ini menarik Amerika keluar dari Perjanjian Nuklir Iran. Perjanjian ini semula untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Setelah menarik diri Amerika meningkatkan sanksi terhadap Iran.

Rouhani sendiri telah mengecam keputusan Trump termasuk kebijakannya memindahkan kedutaan Amerika di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem dan melarang orang dari negara-negara tertentu yang penduduknya mayoritas Muslim melakukan perjalanan ke Amerika.

Advertisement