Ingin Kuliah Musik, Penyandang Disabilitas Asal Papua Rela Ikut SBMPTN di Bandung

Ilustrasi/ Okezone

BANDUNG – Salah satu penyandang disabilitas, Risman Ariwinando (19) tak ingin ketinggalan untuk ikut Pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017.

Bahkan ia rela datang jauh-jauh dari Timur Indonesia, Papua ke Bandung, Jawa Barat. Ia harus bersusah payah menempuh jarak ribuan kilometer dari daerah asalnya untuk dapat mengikuti SBMPTN demi mengejar cita-citanya.

untuk dapat mengukuti kegiatan SBMPTN bagi penyandang disabilitas yang terpusat di ITB, ia harus rela menumpang di salah satu mes atau tempat perkumpulan bagi penyandang disabilitas tunanetra yang di Bandung.

Namun menurut penuturannya, selama beberapa hari ini, ia memilih tinggal di sebuah kos-kosan di sekitar ITB sambil menunggu waktu penyelenggaraan dan pengumuman hasil SBMPTN 2017.

Dalam gelaran SBMPTN 2017 kali ini  Risman memilih tiga program jurusan dari dua perguruan tinggi negeri, yaitu Bahasa dan Sastra Inggris juga Seni Musik di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan Seni Musik di Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

“Pemilihan jurusan seni musik dan sastra Inggris ini, karena memang tidak tersedia di Papua Barat. Apalagi musik merupakan keahlian saya, jadi mungkin dengan saya sekolah di jurusan seni musik untuk kedepannya mungkin saya akan lebih baik lagi, ketimbang memaksakan diri untuk mengambil jurusan lain yang bukan keahlian saya,” ujarnya, dikutip Tribun Jabar, Selasa (16/5/2017).

Risman berharap perjuangannya tak sia-sia dan berjodoh untuk meniti pendidikan di jurusan yang sesuai dengan keahlian dan keinginannya.

Advertisement