Ini Hasil Pertemuan Warga Villa Nusaindah dan Wali Kota Bekasi

Ilustrasi, spanduk petisi warga Villa Nusaindah Bogor yang minta berpisah dari Bogor dan gabung dengan Bekasi/ Foto: pojoksatu.id

BEKASI – Wali Kota (walkot) Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan kesediaannya pada warga Perumahan Vila Nusa Indah 2, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang berencana ingin berpisah dari Bogor dan bergabung ke Bekasi.

Kesediaan Wali Kota Bekasi dilontarkan dalam pertemuannya dengan sejumlah warga Villa Nusaindah 2, Selasa (24/5/2016).

“Pak Wali Kota sudah menyampaikan kesediaannya,” kata warga Vila Nusa Indah 2, Marsono, seperti dilansir Tempo.co.

Dia mengaku puas dengan pernyataan tersebut, karena artinya warga mempunyai bahan pertimbangan apabila deklarasi pindah administrasi pada Ahad lalu dikabulkan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Pertemuan ini diakui bukan faktor kesengajaan. Warga lain, Tri Hernantyo mengatakan, bahwa pertemuan dengan Wali Kota Bekasi hanya kebetulan. Soalnya, warga sedang bersih-bersih spanduk di bundaran perumahan usai aksi damai pada Ahad lalu.

Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa Wali Kota Bekasi sedang melakukan inspeksi mendadak di Perumahan Pondok Gede Permai, Jatiasih yang berbatasan dengan Vila Nusa Indah. “Kami langsung ke sini (PGP),” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Rahmat Effendi membenarkan, bahwa pertemuan tersebut tak dijadwalkan, ia kebetulan ke perumahan Pondok Gede Permai untuk mengecek sejumlah infrastuktur pascabanjir beberapa waktu lalu.

Dia mengaku mendengarkan aspirasi warga Villa Nusa Indah 2 yang berada di perbatasan antara Bogor-Bekasi tersebut, “Saya dengerin, apa yang mungkin bisa sampaikan ke Bupati Bogor, warga ingin diperlakukan seperti saudaranya di Bogor lainnya.”

Perihal keinginan warga Vila Nusa Indah mutasi ke Kota Bekasi, Rahmat mengatakan pada prinsipnya kalau ketentuan sudah terpenuhi tak ada masalah, apalagi masih dalam satu provinsi Jawa Barat. “Ini semuanya untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, bagian dari Jawa Barat,” kata Rahmat.

Dalam menemui Wali Kota Bekasi tersebut warga Villa Nusa Indah 2 membawa petisi keinginan pindah administrasi berupa tanda tangan di atas kain putih sepanjang 15 meter.

Selama ini warga merasa iri karena merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah Bogor, khususnya ketika mereka mngalami kebanjiran. Sedangkan mereka melihat perumahan sebelahnya yang termasuk Kota Bekasi sering mendapat perhatian ketika banjir dari pemerintah daerah setempat.

Advertisement