JAKARTA – Viralnya kuburan berdarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim BDS II, Jalan Manunggal, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur dibantah keras oleh seorang penjaga makam.
La Sako sang kuncen mengatakan ia tak menyangka kalau fenomena kuburan yang ada di BDS II menjadi perbincangan khalayak luas.
“Pas kejadian banyak warga yang datang. Yang tidak ada urusan pemakaman mau rela datang melihat langsung,” ungkapnya seperti dilansir Tribunkaltim.co (9/10)
Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan Sako akhirnya melakukan penimbunan tanah ke kuburan tersebut. Sekarang kondisi kuburan sudah kembali normal.
“Kami tidak bisa biarkan. Daripada nanti tambah rusak (makam kuburannya) lebih baik kami timbun lagi,” katanya.
Menurut Sako kondisi kuburan yang longsor dan mngeluarakan air cairan berwarna merah itu bukan karena hal gaib. Rusaknya makam dipengaruhi faktor alam mengingat kuburan tersebut berada di derah tanah turunan.
“Jangan percaya kalau ada yang bilang horor, bangkit dari kubur. Itu biasa saja, normal. Tidak ada yang harus ditakutkan. Pas kebetulan saja posisi kuburan tidak di tempat yang bagus tanahnya,” ujar Sako.
Selama dirinya menjaga kuburan BDS II, tidak ada peristiwa yang aneh dan gaib. Semuanya berjalan seperti biasanya. Menurut kabarnya, kuburan tersebut berusia dua minggu dengan jenazah seorang perempuan dewasa.




