Ironi Bupati Muara Enim Edison, Hadiri Acara Pencegahan Korupsi Lalu Terjaring OTT KPK

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bupati Muara Enim Edison sempat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim pada Senin (8/6/2026) pagi, sebelum akhirnya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari yang sama.

Berdasarkan unggahan akun Instagram resmi Pemkab Muara Enim, Edison sempat menghadiri acara pencegahan korupsi serta memimpin apel bulanan sekaligus penyerahan surat keputusan (SK) pensiun dan kenaikan pangkat ASN di lingkungan Pemkab Muara Enim, Senin pagi.

Beberapa jam setelah kegiatan itu berlangsung, KPK dikabarkan melakukan OTT terhadap Edison. Tim KPK yang dikawal aparat kepolisian kemudian melakukan penggeledahan dan penyegelan di sejumlah ruangan di Kantor Bupati Muara Enim.

Sedikitnya lima ruangan disegel, yakni ruang perencanaan, ruang sarana dan prasarana, ruang sekretaris, ruang keuangan, serta ruang bidang kebudayaan.

Selain itu, penyegelan juga dilakukan di ruang kerja Bupati Muara Enim dan rumah dinas bupati.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya operasi tersebut.

Ia menyebut tim penyidik mengamankan total 10 orang dari Jakarta dan Sumatera Selatan.
“Dalam penyelidikan tertutup tim mengamankan 10 orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Budi.

Menurutnya, lima orang yang diamankan berasal dari unsur Pemkab Muara Enim, termasuk Bupati Edison. Sementara lima orang lainnya berasal dari pihak swasta.
“Lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim salah satunya bupati dan lima orang lagi dari swasta,” ujarnya.

KPK menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah kegiatan di lapangan selesai.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here