LEBANON – Tentara Lebanon mengatakan melalui akunTwitter sebuah pesan yang jelas yang menyatakan bahwa pihaknya siap menghadapi agresi Israel yang mungkin terjadi.
Komandan Tentara Lebanon akan menggunakan setiap cara yang tersedia untuk menghadapi potensi “agresi Israel” tidak peduli biayanya.
“Saya menegaskan lagi penolakan kategoris kami terhadap musuh Israel yang melanggar kedaulatan Lebanon dan hak sucinya untuk mengeksploitasi semua sumber ekonominya,” kata tentara Lebanon mengutip Jenderal Joseph Aoun di Twitter. “Tentara tidak akan menyisihkan metode apapun untuk menghadapi agresi Israel, berapa pun biaya itu.” tambahnya.
Israel mengatakan bahwa pihaknya sedang membangun tembok di tanah Israel yang berdaulat. Pemerintah Libanon menegaskan bahwa mereka melewati wilayah Lebanon, namun berada di sisi Israel Jalur Biru, di mana PBB menarik perbatasan setelah Israel mengundurkan diri dari Libanon selatan pada tahun 2000.
Ketiga pemimpin tersebut setuju untuk mengambil tindakan “di berbagai tingkat regional dan internasional untuk mencegah Israel membangun tembok beton di dalam perbatasan Lebanon dan berpotensi menabrak sumber daya minyak dan gas di perairan Lebanon,” kata kantor Aoun dalam sebuah pernyataan, dikutip Al Arabiya.




