
Al QUDS – Tidak seperti biasa yang langsung main tembak, tentara penjajah Israel justru membebaskan para pemuda Palestina yang mereka tangkap di perbatasan Gaza.
Sejak pekan lalu, pasukan penjajah Israel membebaskan tiga pemuda Palestina yang menyusup dari Jalur Gaza, setelah ketiganya menjalani pemeriksaan lapangan.
“Meskipun para pemuda yang menyusup tersebut membawa pisau dan bahan yang mudah terbakar, dan mereka ditangkap setelah melewati pagar yang memisahkan antara Jalur Gaza selatan dengan wilayang yang diduduki Israel sejak tahun 1948, namun mereka dibebaskan beberapa jam kemudian, ” ujar juru bicara Israel.
Seperti dilansir PIP, pelepasan pemuda Palestina yang ditangkap di perbatasan ini adalah kejadian kedua dalam konteks yang sama selama bulan ini.
Perilaku Israel ini menimbulkan kecurigaan orang-orang Palestina. Mereka khawatir penjajah Israel berusaha mentransfer virus Corona ke Jalur Gaza, seperti yang terjadi di Tepi Barat dan kota al-Quds.
Tentara penjajah Israel mengklaim, bahwa proses pembebasan cepat ini dilakukan karena takut para pemuda yang ditangkap tersebut terinfeksi virus.
Sebelum ini, menurut PIP, kasus Covid-19 sejauh ini di Jalur Gaza terbatas. Tidak lebihi dari 13 kasus yang terinfeksi kebanyakan dari mereka dinyatakan pulih.
Sementara penjajah Israel secara resmi mengumumkan puluhan tentaranya terinfeksi korona dan ribuan tentaranya lainnya ditempatkan di karantina wajib.




