Israel Bunuh 232 Jurnalis sejak Serangan ke Gaza

Warga menaruh bunga mawar di atas sejumlah foto jurnalis peliput konflik Israel di Gaza, Palestina pada aksi damai di Solo, Jawa Tengah, Minggu (17/12/2023). (Foto: ANTARA/Maulana Surya/Spt)

JAKARTA, KBKNews.id – Sejak awal serangan militer Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, sebanyak 232 jurnalis dan pekerja media, baik pria maupun wanita, telah menjadi korban jiwa, demikian disampaikan oleh Sindikat Jurnalis Palestina (Palestinian Journalists Syndicate/PJS).

Korban terbaru adalah jurnalis foto Ibrahim Hajjaj, yang meninggal dalam serangan udara Israel di kawasan Al-Daraj, Kota Gaza, ketika sedang meliput peristiwa di lapangan.

Dalam pernyataannya pada Rabu, PJS menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Hajjaj. Mereka menegaskan bahwa semangat dan pesan yang disampaikan Hajjaj melalui pekerjaannya akan terus dikenang, meskipun ada upaya sistematis untuk membungkam media.

PJS mengecam keras serangan terhadap Hajjaj dan para jurnalis lainnya, menyebutnya sebagai bentuk eksekusi di lapangan yang dilakukan secara sengaja dan terstruktur.

Tindakan tersebut dinilai sebagai upaya untuk membungkam suara kebenaran tentang Palestina dan menakut-nakuti para pelaku media.

Organisasi tersebut menegaskan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas tindakan ini dan mendesak komunitas internasional untuk segera bertindak melindungi para jurnalis serta menuntut pertanggungjawaban atas kejahatan tersebut.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here