BEIRUT – Serangan udara Israel menghancurkan sebuah bangunan bersejarah di dekat Kastil Baalbek di Lebanon Timur, kata gubernur setempat.
Gubernur Baalbek-Hermel, Bachid Khodr, pada Rabu (6/11/2024), menyampaikan kepada Anadolu bahwa bangunan bersejarah Manshieh rusak akibat serangan tersebut.
“Bangunan ini terletak di kawasan yang tergolong situs warisan dan berasal dari era Ottoman,” katanya.
Khodr menambahkan bahwa lokasi serangan ini adalah yang paling dekat dengan Kastil Baalbek, dan pemeriksaan akan dilakukan untuk melihat apakah ada kerusakan di dalam kastil.
Seorang pejabat dari Kementerian Kebudayaan, yang tidak ingin disebutkan namanya, juga mengonfirmasi kepada Anadolu bahwa salah satu serangan udara Israel menghancurkan bangunan bersejarah Manshieh.
Menurut kementerian, bangunan tersebut berasal dari masa kekuasaan Ottoman di Levant (1516-1918) dan berlokasi di dekat Kastil Baalbek yang juga merupakan situs sejarah penting.
Dalam beberapa minggu terakhir, Baalbek, yang dijuluki “Kota Matahari” dan terkenal dengan situs arkeologi dari era Romawi, sering menjadi target serangan udara Israel.





