Israel Serang Rumah Sakit Nasser setelah Dikepung 25 Hari, 1 Orang Tewas

Kerusakan di Rafah akibat serangan Israel pada 9 Februari 2024/ foto: AFP

GAZA – Satu orang tewas dan beberapa korban lainnya luka dalam serangan yang dilakukan pasukan Israel ke Rumah Sakit (RS) Nasser di Khan Younis, Gaza selatan.

Kantor berita Palestina WAFA, Kamis (15/2/2024), melaporkan bahwa serangan tersebut terjadi di bagian ortopedi rumah sakit yang telah berada di bawah blokade pasukan Israel selama 25 hari terakhir.

Pasukan Israel memaksa ribuan warga Palestina yang mencari perlindungan di Rumah Sakit Nasser meninggalkan tempat tersebut di bawah ancaman senjata api.

Para saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan Israel memerintahkan pengungsi untuk meninggalkan rumah sakit secara berurutan menuju wilayah timur Khan Younis.

Mereka juga menyaksikan kendaraan militer yang terus mengelilingi rumah sakit, sementara buldoser militer meruntuhkan tembok sebagai persiapan untuk menyerbu.

Sejak 22 Januari, Khan Younis telah menjadi saksi invasi darat besar-besaran oleh Israel, yang memaksa puluhan ribu penduduk kota tersebut mengungsi akibat serangan besar-besaran.

Kementerian Kesehatan di Gaza pada hari Selasa melaporkan bahwa beberapa warga Palestina tewas oleh tentara Israel ketika mencoba keluar dari Rumah Sakit Nasser.

Pada hari Minggu, pimpinan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan keprihatinannya terhadap situasi di dan sekitar Rumah Sakit Nasser di Jalur Gaza yang terkepung oleh pasukan Israel.

“Kami sangat prihatin terhadap keselamatan pasien dan petugas kesehatan, karena meningkatnya pertempuran di sekitar rumah sakit. Kami ulangi: kesehatan harus dilindungi setiap saat,” kata Ghebreyesus dalam media sosial X, mengulangi seruannya untuk gencatan senjata.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here