Israel Serang Sekolah Tempat Palestina Mengungsi, 29 Tewas

Puing Bangunan Hancur di Serang Rudal Israel di Jalur Gaza

GAZA UTARA – Setidaknya 29 orang dilaporkan tewas dalam serangan gencar Israel terbaru di Jalur Gaza utara pada Senin (21/10).

Sementara penembakan artileri menargetkan sebuah sekolah yang menampung warga sipil terlantar di dekat Birket Abu Rashid di Jabalia, menewaskan tujuh orang dan melukai puluhan lainnya.

Menurut para saksi, warga sipil berkumpul atas perintah militer Israel di Sekolah Kreism yang dikelola PBB ketika sebuah tank Israel menembakkan peluru ke arah mereka.

Enam orang juga tewas ketika serangan udara Israel menargetkan sekelompok warga sipil yang sedang mengisi wadah air di Jabalia al-Balad di Gaza utara, kata paramedis.

Empat warga Palestina lainnya tewas ketika serangan pesawat tak berawak Israel menargetkan warga sipil di dekat Rumah Sakit Al-Yemen Al-Saeed di kamp Jabalia, kata sumber medis lainnya.

Tiga orang juga tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan Israel terhadap Sekolah al-Shawa yang menampung warga sipil terlantar di kota utara Beit Hanoun, sumber tersebut menambahkan.

Di Kota Gaza, sembilan warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat penembakan Israel di sebuah rumah dekat Birket Sheikh Radwan di bagian utara kota, menurut para saksi mata.

Tentara Israel terus melancarkan serangan besar-besaran, yang kini memasuki hari ke-17, di Gaza utara di tengah pengepungan yang mencekik di wilayah tersebut.

Serangan gencar tersebut merupakan episode terbaru dalam serangan brutal Israel yang telah menewaskan lebih dari 42.600 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, serta melukai 99.800 lainnya sejak tahun lalu menyusul serangan Hamas.

Perang Israel telah mengungsikan hampir seluruh penduduk Gaza di tengah blokade yang terus berlanjut yang menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

Israel menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas tindakannya di Gaza.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here