Italia Salahkan Presiden Macron atas Kerusuhan di Paris

Presiden Emmanuel Macron

ROMA – Wakil Perdana Menteri Italia Matteo Salvini mengatakan Presiden Emmanuel Macron harus disalahkan atas protes “rompi kuning” yang telah mengguncang Prancis.

“Macron mengurangi pajak bagi mereka yang sangat kaya dan meningkatkannya bagi mereka yang kurang mampu,” ungkap Salvini, di Roma, sebagaimana dilansir Reuters, Senin (10/11/2018).

Dia mengatakan pemerintah Italia tidak memiliki niat untuk mengikuti contoh ini.

Demonstrasi “rompi kuning” Prancis telah membidik reformasi ekonomi liberal Macron, dan telah memaksa pemerintah Prancis untuk membatalkan kenaikan pajak yang direncanakan  akan dikenakan pada bensin dan solar.

Salvini mengatakan pemerintah Italia mengambil jalan yang sangat berbeda dengan Paris dan mempertahankan anggaran belanja besar 2019, yang telah melanggar Komisi Eropa.

“Apakah orang-orang di Italia menginginkan pemandangan seperti yang kita lihat di Paris? Tidak. Aku ingin mencegah ini. Saya ingin membantu bisnis, keluarga dan juga 5 juta orang miskin (di sini). Sebuah negara dengan 5 juta orang miskin tidak dapat bergerak maju, ”katanya.

 

Advertisement