Jakarta, Bekasi, Tangerang Rentan Banjir

Banjir Jakarta

JAKARTA – Kawasan Jakarta, Bekasi dan Tangerang, memiliki kerentanan banjir yang meningkat  dan hal tersebut terbukti dengan adanya banjir yang melanda ketiga wilayah tersebut beberapa hari ini.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan  hal itu tidak terlepas dari dampak perubahan penggunaan lahan yang begitu pesat di wilayah Jabodetabek sehingga hampir 80 persen hujan jatuh berubah menjadi aliran permukaan tanpa diserap tanah.

“Kapasitas sungai-sungai dan drainase perkotaan mengalirkan aliran permukaan masih terbatas. Okupasi bantaran sungai menjadi permukiman padat menyebabkan sungai sempit dan dangkal. Sungai yang harusnya lebar 30 meter, saat ini hanya sekitar 10 meter, bahkan ada sungai yang lima meter,” kata dia.

Kondisi tersebut menyebabkan banjir sehingga ia mengatakan relokasi permukiman di bantaran sungai adalah keniscayaan jika ingin memperlebar kemampuan debit aliran.  Tapi seringkali relokasi sulit dilakukan karena kendala politik, sosial, ekonomi dan budaya masyarakat.

“Penataan ruang harus dikendalikan. Daerah-daerah sempadan sungai, kawasan resapan air dan kawasan lindung harus dikembalikan ke fungsinya. Tidak mungkin Pemda Jakarta sendirian mengatasi banjir,” katanya, Selasa (21/2/2017).

Sutopo mengatakan harus ada kerja sama dengan pemerintah pusat dan pemda lain untuk mengatasi banjir.  “Studi banjir dan masterplan pengendalian banjir sudah ada sejak lama. Tinggal komitmen bersama,” tegasnya, dikutip dari Antara.

Advertisement