PONOROGO, KBKNews.id – Jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dan Trenggalek mengalami amblas di kawasan Dukuh Puru, Desa Mojo, Kecamatan Sooko. Peristiwa ini terjadi akibat longsor yang dipicu hujan deras berkepanjangan di wilayah perbukitan setempat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo melaporkan bahwa longsor terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Tanah yang mengalami pergeseran menyebabkan struktur jalan beton menggantung sepanjang sekitar 100 meter, yang dinilai sangat membahayakan pengguna jalan.
Kapolsek Sooko, AKP Moh. Isa Latif, menjelaskan bahwa jalur tersebut ditutup sepenuhnya untuk kendaraan roda empat atau lebih.
Sementara itu, kendaraan roda dua masih diperbolehkan melintas secara terbatas, meski dengan risiko tinggi karena kondisi jalan yang tidak stabil.
“Kami sudah memasang rambu peringatan darurat, dan menyarankan masyarakat memilih jalur alternatif menuju Trenggalek maupun Tulungagung dan Kediri,” ujarnya.
Pihak kepolisian bersama Forkopimcam Sooko, BPBD, dan Dinas PUPR telah turun langsung meninjau lokasi kejadian. Penanganan sementara masih menunggu langkah teknis lanjutan dari instansi terkait.
“Kerusakan memakan separuh badan jalan. Dulu beraspal, lalu dicor, kini sisi kanan menggantung dan rawan ambrol. Sisi kiri masih stabil tapi kami tetap antisipasi,” kata Isa Latif.
Sementara itu, layanan transportasi Damri yang melintasi jalur ini juga untuk sementara dihentikan sampai kondisi jalan dinyatakan aman untuk dilewati kembali.




