SIGI – Longsor menutup jalan menuju sejumlah desa di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, setelah selama dua pekan terakhir diguyur hujan.
Seorang warga Lindu, Apner mengatakan jalan ke Lindu dalam beberapa hari ini putus karena tanah longsor. Dia mengaku ada beberapa titik longsor di daerah itu, sedangkan untuk memperbaiki kembali jalan yang tertimbun longsor perlu waktu cukup lama.
Apalagi, katanya, kalau pekerjaan pembersihan jalan dari longsor hanya secara manual, dengan tenaga manusia. Hal itu, akan sulit untuk menormalkan kembali prasarana jalan menuju Dataran Lindu tersebut.
“Kecuali dibantu dengan mengerahkan alat berat, proses penyingkiran material longsor dari badan jalan akan lebih cepat dibandingkan dengan hanya menggunakan peralatan biasa,” katanya, dilansir Antara.
Warga di kecamatan tersebut mendesak pemerintah untuk segera melakukan normalisasi jalan agar secepatnya bisa dilewati kendaraan. Kecamatan Lindu adalah salah satu wilayah di Kabupaten Sigi yang hingga kini belum juga diterangi listrik dari PLN.
Hingga kini, masyarakat di lima desa di Kecamatan Lindu hanya menggunakan listrik tenaga surya dengan daya terbatas. Sedangkan lainnya hanya menerangi malam hari menggunakan lentara.





