Jalur Puncak Dinilai Kelebihan Kapasitas

ilustrasi macet di Puncak/ sindonews

BOGOR – Dirlantas Polda Jawa Barat Kombes Tomex Kurniawan mengungkapkan jika jalan wisata di Puncak, Bogor sudah tidak layak khususnya di  lokasi kecelakaan di turunan Selarong.

Ketika meninjau lokasi kecelakaan maut, dirinya menilai lebar ruas jalan tak seimbang dengan volume kendaraan yang melintas.

“Realitasnya, kenaikan volume kendaraan di sini luar biasa. Apalagi akhir pekan,  jumlah kendaraan roda empat yang melintas bisa mencapai 20 ribu sampai 30 ribu,” ujar Tomex di Pos Polisi Gadog, Minggu (23/4/2017), dikutip metrotvnews.

Menurutnya, jalan Puncak yang membentang dari Simpang Gadog hingga Puncak Pass memiliki panjang 22 Kilometer. Idealnya, jumlah kendaraan yang melintas berkisar 5.000 unit.

Polisi pun tak bisa berbuat banyak untuk mengatur lalu lintas di Puncak, Bogor. Rekayasa lalu lintas pun diterapkan, seperti memberlakukan jalan satu arah secara bergantian.

Sehingga menurutnya dibutuhkan solusi pembuatan jalur alternatif Puncak 2 yang dapat memenuhi aspek, baik dari keselamatan maupun keamanan pengendara.

Advertisement