Jangan Urus Kartu BPJS Dengan Calo!

Ilustrasi

DEPOK – Kasus adanya kartu peserta BPJS Kesehatan yang palsu, menjadi pelajaran bagi masyarakat agar berhati-hati dengan calo kartu BPJS.

“Bikin kartu BPJS jangan melalui calo, karena kalau melalui calo beresiko. Bisa jadi melalui aplikasi online namun tetap harus bayar,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Nurifansyah, Rabu (3/8/2016).

Jika mengurus kartu BPJS sesungguhnya menggunakan sistem, lain halnya dengan para calo yang menggunakan alat sendiri dalam mencetak dengan model yang mirip namun kartunya palsu dan tidak terdata. Jika tidak terdata sebagai peserta, kartu tidak bisa dipakai.

Nurifansyah menambahkan pembuatan kartu BPJS secara langsung tidak bisa menggunakan calo, karena pendaftar harus tercantum dalam kartu keluarga (KK), dan hal itu bisa diantisipasi.

“Kami melakukan penyebaran informasi termasuk mengirim surat ke semua instansi. Intinya sederhana agar masyarakat mengerti dan memahami kalau mau daftar langsung ke kantor saja, nggak usah pakai mekanisme lain, urus BPJS mudah, cepat dan gratis,” tegasnya, seperti dikutip dari Jawapos.

Namun atas kasus ini masyarakat diimbau untuk tidak resah dan tetap wasada. Tak hanya masyarakat, kondisi tersebut tentunya membuat pihak BPJS berhati – hati dengan calo kartu BPJS.

Advertisement