JAKARTA – Menjelang libur panjang Idul Adha, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Polisi Agung Budi Maryoto mempersiapkan jalur arus mudik Idul Adha mulai dari Jalan Tol Dalam Kota Jakarta hingga Brebes Timur (Brexit) Jawa Tengah.
“Pemantau langsung untuk melihat jalur yang biasa dilintasai masyarakat jelang libur panjang Idul Adha terutama Tol Cikampek dan Cipali,” kata Irjen Polisi Agung Budi Maryoto, Minggu (4/9/2016), dalam siaran pers nya yang diterima Antara.
Bersama jajaran Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan RI dan Jasa Marga, Agung memantau kesiapan jalur arus mudik Tol Cikampel dan Cipali.
Pembagian tugas dilakukan, pihaknya berupaya mengendalikan arus lalu lintas dari mulai Tol Dalam Kota tepatnya Pintu Tol Halim melalui Tol Cikarang Utama hingga Brebes. Korlantas dan instansi terkait lainnya akan menempatkan personil secara maksimal di Tol Halim dengan pengendalian kedua pada Gerbang Tol Cikarang Utama.
“Artinya ketika terjadi antrian di Brexit mencapai 5 km makan Gerbang Cikarang Utama akan ditutup untuk mengurangi volumen kendaraan dari Jakarta menuju Brexit,” ujar Agung.
Langkah antisipasi lainnya saat terjadi kepadatan maka petugas akan mengarahkan kendaraan keluar pintu Tol Karawang Barat hingga Karawang Timur.
Agung mengimbau warga yang menuju arah Jawa Tengah dapat melalui jalur alternatif Pantai Utara (Pantura), jalur tengah dan selatan. Pada Jumat (9/9/2016), petugas juga akan merekayasa lalu lintas kendaraan dari arah Semarang melalui Tol Brexit guna menghindari arus silang kendaraan dari Brebes Timur dan Jawa Tengah.
Selanjutnya, Agung menyarankan petugas tol tidak memungut bayaran kepada pengendara yang keluar Brebes Barat agar tidak terjadi kepadatan di Pantura dan Brexit. Rencananya, Korlantas akan menggelar pasukan bersama pihak berkepentingan lainnya guna memastikan kesiapan libur panjang berkaitan dengan pengamanan Idul Adha pada Kamis (8/9/2016).
Diketahui, pengalamanan buruk arus mudik di tol keluar Brebes Timur saat Hari Raya Idul Fitri kemarin menjadikan kepolisian benar-benar mengantisipasi terjadinya hal yang sama. Kal itu kemacetan panjang hingga belasan jam terjadi disini, hingga menyebabkan para pemudik kelelahan dan ada yang meninggal dunia.





