JAKARTA – Patroli cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk mengantisipasi terjadinya judi atas turnamen sepak bola Piala Eropa atau Euro 2016 10 Juni-10 Juli mendatang.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan hal ini dilakukan dalam rangka pencegahan serta penindakan perjudian.
“Dilaksanakannya Euro 2016, pastinya juga ada kerawanan-kerawanan. Dalam pengalaman selama ini biasanya kan ada kasus-kasus judi online,” ujar Awi di Polda Metro Jaya, Kamis (9/6/2016), dikutip dari tempo.co.
Diharapkan tidak ada aktifitas perjudian ketika turnamen ini berlangsung, apalagi bertepatan dengan bulan suci Ramadhan. Jika ada yang tertangkap melakukan perjudian, Polda Metro akan menindak tegas para pelaku juga bandarnya.
Ia bahkan mengatakan tak menutup kemungkinan adanya kerja sama dengan pihak luar negeri dalam kegiatan patroli ini. “Bisa (kerja sama), segala kemungkinan. Namanya perjudian kan kami tahu dari mana ke mana,” kata Awi.
Awi juga berharap masyarakat aktif untuk melapor jika melihat adanya aktifitas perjudian. Warga bisa melaporkan ke Polda Metro lewat media sosial yang mereka punya, seperti Facebook ataupun Twitter. “Tentunya nanti bisa dioptimalkan ke sana,” ucap dia.





